Postingan

Cerita Sosok Xi Jinping yang Menjadi Pemimpin Besar Dalam Sejarah China

Beijing -  Upaya Xi Jinping untuk memperluas kekuasannya mencapai titik baru pada Selasa, ketika Partai Komunis China mengeluarkan resolusi tentang sejarah yang mengangkat Xi sebagai salah satu pemimpin yang dihormati, beberapa jam setelah Xi mengadakan pembicaraan video clip dengan Presiden AS Joe Biden. Pejabat senior partai menyetujui resolusi tersebut pekan lalu, ketika beberapa poin utamanya dirilis dalam ringkasan resmi pertemuan mereka. Para cendekiawan, investor, dan analis pemerintah akan menguraikan isi resolusi tersebut untuk mengungkapkan pandangan dunia dan tujuan Xi. Berikut beberapa ringkasannya, seperti dilansir The New york city Times , Rabu (17/11):. Mendongkrak Xi Jinping Implikasi dari pidato dan dokumen Partai Komunis China yang penuh lingo terkadang sulit dipahami. Namun tidak kali ini. Pidato dan content resmi menekankan resolusi tersebut memiliki satu tujuan utama: untuk memperkuat atau mendongkrak status Xi sebagai pemimpin transformasional yang penting unt...

Kisah Pejuang Wanita Cirebon yang Mendapatkan Hadiah Khusus Dari Soekarno

Cirebon -  Sosok Olly Sastra tak bisa dilepaskan dari upaya perlawanan terhadap penjajah Jepang di Kota Cirebon, Jawa Barat, dulu. Wanita bernama asli Olly Siti Soekini itu menolak keras kedatangan serdadu negeri matahari terbit itu di tanah kelahirannya. Ia berupaya aktif menjaga keutuhan negara, terlebih usai Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi . Sebagai tokoh penggerak kemerdekaan di Cirebon, Olly menyebarkan semangat heroik. Salah satunya saat ia mengibarkan bendera merah putih di Gedung Djawa Hokokai Pekalipan Cirebon, yang ketika itu menjadi markas tentara Jepang. Tak hanya itu, Olly juga banyak terlibat aktif di sejumlah organisasi seperti Partindo dan PNI. Kemudian, ia juga aktif menyuarakan aspirasi saat menjabat sebagai ketua Angkatan Muda Cirebon. Tak ayal, jasanya yang penting bagi Republik Indonesia itu membuatnya kian akrab dengan Presiden Soekarno, hingga ia pernah diberi hadiah khusus. Melansir YouTube Cirebon Heritage, Rabu (10/11) berikut kisah wanita h...

Sekedar Janji Kosong Para Pemimpin Dunia Untuk Tangani Krisis Perubahan Iklim dan Ancaman Musnahnya Peradaban

Jakarta -  Para pengkritik soal lambannya tindakan penanganan pemanasan global selama beberapa dekade menyuarakan skeptisisme yang mendalam ketika para pemimpin dunia berkumpul di Glasgow untuk menuntaskan kesepakatan penting guna segera menangani krisis iklim yang semakin memburuk. Banyak aktivis mempertanyakan apakah negara-negara maju pada akhirnya akan bergerak untuk mengendalikan emisi gas rumah kaca dan perusahaan-perusahaan besar yang bertanggung jawab atas emisi tersebut, dan jika negara-negara kaya satu-satunya yang bertanggung jawab atas krisis tersebut akan mendukung secara finansial negara-negara miskin beralih dari bahan bakar fosil. Para ilmuwan mengatakan, KTT iklim PBB atau COP26 di Glasgow , Skotlandia, sepertinya menjadi kesempatan terakhir untuk menentukan tindakan serius dalam mencegah skenario bencana terburuk yang dihadapi world ini, ketika suhu Bumi terus naik dan cuaca ekstrem menjadi hal yang biasa. Bangladesh, negara di Asia Selatan berpenduduk 165 juta or...

Ketika Pasukan Tentara Inggris Hampir Musnah Dalam 2 Hari

Surabaya -  Keputusan Brigade ke-49 menumpas para pejuang Indonesia berujung kepada hampir musnahnya mereka hanya dalam waktu dua hari SURABAYA, 28 Oktober 1945. Beberapa jam setelah Jenderal Mayor Moestopo dan Residen Sudirman meninggalkan markas Brigade ke-49 British Indian Military (BIA), kesunyian membekap seluruh kota. Situasi mencekam tersebut berkelindan dengan berbagai kesibukan para pejuang Indonesia yang mulai memasang kembali brikade-brikade di jalanan. Tidak hanya menebang pohon-pohon yang kemudian dilintangkang di tengah jalan, mereka pun meletakan berbagai peralatan rumah tangga seperti kursi, meja, lemari dan alat-alat dapur sebagai halang rintang. Sekitar pukul 16.00, kontak senjata pertama dimulai. Kawasan-kawasan sekitar Gedung Radio Surabaya, Kayoon dan lainnya menjadi medan pertempuran yang sengit. Bersamaan dengan itu, secara perlahan dari berbagai sudut kota, bergeraklah lebih kurang 140.000 orang (20.000 di antaranya pernah dilatih militer Jepang) mendekati ...

Pemerintah India Merayakan Pencapaian Satu Miliar Dosis Vaksin Dengan Lagu, Film, Menari

New Delhi -  India akan menggenapi jumlah satu miliar dosis vaksin COVID-19 pada Kamis pagi, sebuah tonggak sejarah bahkan saat penurunan vaksinasi baru-baru ini mengkhawatirkan pemerintah dan penyedia layanan kesehatan. Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya akan meluncurkan sebuah lagu dan movie audio-visual di Mughal-era Red Fort di New Delhi pada siang hari untuk "merayakan tonggak bersejarah", kata kementerian, seperti dilansir laman Antara mengutip Reuters , Kamis (21/10). Negeri Bollywood itu sudah menyuntikkan 998,5 juta dosis, hampir 90 di antaranya adalah vaksin AstraZeneca yang diproduksi secara lokal oleh Product Institute of India. "Saya mengimbau seluruh warga India yang belum divaksin agar segera disuntik vaksin dan berkontribusi dalam perjalanan vaksinasi emas bersejarah kami," kata Mandaviya di Twitter. Pemerintah menargetkan seluruh 944 juta orang dewasa di India menerima vaksin tahun ini. Hingga kini 75 persen dari mereka telah mendapatkan dosi...

Kisah Perjuangan Komandan Bambu Runcing yang Berakhir di Jalan Ujung

Cianjur -  Hidup Asmin Sucipta harus berakhir di depan regu tembak militer Belanda. Sempat berlinang air mata saat berjumpa dengan anak-istrinya di penjara. KETIKA memimpin unit Bambu Runcing di Cianjur awal 1948, Asmin Sucipta (Cipta) kerap melakukan teror terhadap tentara Belanda dan kaki tangan NICA (Pemerintah Sipil Hindia Belanda). Sebagai contoh, dalam suatu pengadangan di Bojongkoneng, kurang lebih setengah peleton Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) dihabisi Cipta lewat bidikan maut Si Dukun. Kala para pejuang Republik aktif memerangi tentara Belanda yang berusaha kembali menguasai wilayah Indonesia pada 1946-1949, pasukan Bamboe Roentjing termasuk di dalamnya. Pada suatu penghadangan di wilayah Bojongkoneng, device itu sukses menghabisi satu peleton KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda) dan merampas sejumlah senjata. "Saya ingat waktu itu tugas saya dan kawan-kawan memunguti senjata-senjata tentara Belanda yang berserakan di jalan," kenang Hadi, eks anggota Bamb...